• Home
  • About
  • Contact
Powered by Blogger.
instagram youtube

a part of Anisa

Kemarin ada yang bertanya kepada saya apakah saya menyesal setelah lulus s2 dan sekarang hanya menjadi ibu rumah tangga dan mengurus anak ?
pict from pinterest.com

Sedikitpun saya tidak pernah menyesal, menjadi ibu rumah tangga dan harus mengurus anak adalah salah satu hal dalam hidup saya yang sangat sangat saya syukuri. Menjadi istri yang harus patuh pada suami merupakan suatu keistimewaan bagi saya karena pintu surga bisa saya dapatkan dari situ dan ditambah lagi dengan mengurus anak, semakin mendekatkan diri saya pada Allah untuk dapat mempelajari arti kehidupan. Adanya daffa anak saya dalam hidup saya telah mengubah banyak cara berfikir saya, saya jadi paham dan mengerti bahwa memang ada cinta yang tulus murni dan tanpa mengharapkan balas. Saya belajar bahwa ada senyum dan tawa yang mampu melunturkan lelah dan letih. Saya belajar bahwa hidup sepenuhnya untuk berbagi dan untuk anak akan kita bagikan yang terbaik. Saya tidak pernah merasakan ada perasaan mengikat yang sangat kuat dihati yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya, saya bisa merasakan perasaan ini hanya ketika saya mengingat daffa. Tidak pernah sedikitpun saya menyesal meski saya telah mengeluarkan pikiran dan tenaga untuk sekolah tapi saya malah memilih untuk mengurus anak, karena saya tahu anak saya masih membutuhkan saya, saya ingin memantau setiap tumbuh kembang anak saya, memastikan dia baik baik saja, melihat setiap tingkah lakunya yang selalu berubah setiap hari, membuat ia menyadari akan keberadaan saya sebagai ibunya itu merupakan anugerah tersendiri bagi saya karena dengan begitu setidaknya saya membuat dia tahu bahwa dia punya ibu yang menyayanginya, yang siap memberikan yang terbaik untuknya dan selalu ada untuknya.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Menjadi Ibu yang terpenting adalah Ridhonya Allah - Bismillahhirrahmannirrahim
Pernahkah kita sebagai seorang ibu merasa capek, bosan, lelah dengan kegiatan yang itu itu aja. Kadang pernah berfikir ini kok gak ada habisnya, repeat lagi repeat lagi. Saya rasa semua ibu pasti pernah mengalami itu tapi kita juga gak pernah berfikir untuk meninggalkan itu semuakan! Aktivitas mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Mulai dari urusan dapur, urusan anak, urusan rumah dan lain lain yang berulang dari hari ke hari. Tapi kita menjalaninya sampai bahkan kita bisa melewati rasa takut yang dulu kita pikir kita tidak akan bisa melewatinya seperti melahirkan, iyakan. Kita juga bakal jadi strong banget walaupun sakit, yang dipikiran cuma anak. Dulu saya pas single sakit radang tenggorokan itu bisa berhari-hari gak bisa nelan, gak bisa ngomong tapi pas udah punya anak itu cuma terjadi semalam. Kayak ada sesuatu didalam diri kita yang mendorong kita untuk sembuh lebih cepat, untuk bekerja dalam waktu yang cepat, untuk bisa ini itu sendiri yang penting anak sehat, anteng, ceria dan bahagia :)

pict form picture qoute.com


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Bismillahirrahmanirrahim
Buat nulis ini niatnya udah dari beberapa hari yang lalu, tapi ada aja ada aja yang bikin gak jadi jadi.
Akhirnya malam ini jadi juga nulis.

Beberapa hari yang lalu hampir saja, hampir memakai sesuatu yang telah lama saya tinggalkan. Tapi alhamdulillah setelah saya pikir lama-lama saya tidak jadi memakainya. Ini bermula dari baju tunik saya yang panjangnya dibawah lutut yang biasa saya pakai  dengan rok, tapi ada orang yang bilang ke saya pakai celana aja, pasti bagus itu kan gak pp nutupi bagian belakang juga bajunya. Nggggg sempet terdiam sejenak dan mikir, iya juga yaaa, pake celana aja jadi lebih gampang. Buuut alhamdulillah malam-malam kapan itu saya baca-baca blog saya untuk mengingat moment moment bersama daffa, dan saya menemukan postingan ketika saya mulai meninggalkan celana dan teman-temannya. Disitu gak terasa air mata saya nyeees keluar gitu aja, trus sadar aku udah bisa bertahan sejauh ini apa iya aku harus kembali lagi ke masa itu, sedangkan orang-orang saat ini sedang berlomba-lomba menggunakan pakaian yang syar'i. Saya gak tau ternyata tulisan kita di masa lalu bisa mengubah hidup kita di masa yang akan datang, bisa mengembalikan kita ke masa-masa itu sehingga kita seolah olah bisa merasakan betapa beratnya saat itu, atau betapa bahagianya saat itu, saat kita menulis moment-moment bersejarah dalam hidup kita. Semoga tulisan ini kelak juga akan menyadarkan saya bahwa jangan pernah mundur, tidak apa berhenti sejenak dalam sebuah proses tapi jangan pernah mundur. Meski nanti sesulit apapun itu life must go on :)
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Ads

About Me

About Me

Hello, Iam Anisa :)
a Mom. Amateur blogger.
Welcome to my blog :)

Popular Posts

  • Kerja Praktek (KP) di Chevron Pacific Duri Riau
  • Solusi Tepat Atasi Anyang-Anyangan Dengan Uri-Cran
  • 5 Rekomendasi Channel YouTube Berbahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini
  • Pengalaman Snow Tubing
  • Tips Melepaskan Kecanduan TV dan Gadget Pada Anak Usia Dini

Follow Us

  • instagram
  • youtube

recent posts

Categories

1minggu1cerita amerika Anak Anyang-anyangan Badminton being mother Bengkel Diri blogging cantik dengan hijab Daffa Dokter Enny Dokter Kandungan terbaik eczema fakta hamil family for my children Hadiah hamil hidup hijab hijrah idul fitri Industrial Engineering Infeksi Saluran Kemih Islam just story kehidupan Kerinduan Kesehatan Keuangan LDM LDR Life lifemustgoon Lifestyle Marriage Me melahirkan menjadi lebih baik Menyapih mitos hamil Muhasabah My Mom Obgyn Jogja Olimpiade Rio Parenting Pembelajaran pengalaman melahirkan proseshijrah Qlapa random thought Resep review semangat Someone suporter teknologi Terrible Two Toilet Training traveling Uri-Cran Video Washington DC winter YouTube

Blog Archive

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  October (1)
      • 2020
  • ►  2019 (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (34)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (3)
    • ►  April (5)
    • ►  March (8)
    • ►  February (13)
  • ►  2017 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2016 (57)
    • ►  December (9)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (4)
    • ►  August (4)
    • ►  July (3)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (5)
    • ►  March (3)
    • ►  February (6)
    • ►  January (4)
  • ►  2015 (22)
    • ►  December (3)
    • ►  November (2)
    • ►  October (3)
    • ►  September (4)
    • ►  August (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (1)
  • ►  2014 (31)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (2)
    • ►  July (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (11)
    • ►  February (5)
    • ►  January (4)
  • ►  2013 (7)
    • ►  December (5)
    • ►  September (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (5)
    • ►  December (5)

Blogger Perempuan Network

Blogger Perempuan

Kumpulan Emak Blogger

Kumpulan Emak Blogger

Created with by ThemeXpose